Oles Group Hadiri PENAS XII Palembang

thumbnail
OLEH: AGUS SALAM
Bukan juga karena SPG-nya Direktris Tisnawati dan ditemani Direktur PT Karya Pak Oles Tokcer, Agus Urson, tetapi Ramuan Pak Oles memang sudah dikenal seantero nusantara. Buktinya dalam Pameran Penas Ke XII di Banyuasin Palembang, pengunjung sudah langsung menebak Ramuan Pak Oles. Asal Bali ya,’’ kata Sukantini (46) kepada Tisnawati yang hadir di Stand OLES Group usai pembukaan Penas ke XII oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Sukantini yang hadir sebagai peserta Penas dari Sumatera Selatan ini, mengaku sudah sangat akrab dengan minyak oles bokashi bahkan beberapa tetangganya jika mengalami sakit seperti gatal-gatal, sakit gigi, masuk angina dan lain-lain selalu meminta minyak oles bikashi ke rumahnya di Banyuasin Palembang.
’’Gak usah dijelaskan dech, saya sudah tahu manfaat dari minyak oles bokashi ini, karena saya selalu menggunakan untuk kesehatan keluarga, karena itu mumpung Minyak Oles Bokashi ada di stand ini saya borong. Jika sudah merasakan manfaatnya bagi kesehatan, produk asal Bali ini akan banyak dicari orang. Saya sendiri mendapat kiriman Minyak Oles Bokashi dari saudara di Bekasi, Jawa Barat sebulan sekali,’’ kata Sukantini.
Begitu juga dengan peserta lain. Sangat tertarik dengan produk Pak Oles untuk kesehatan. Tak Hanya minyak oles yang menjadi pilihan peserta penas tetapi gelang keramik, madu geruh, madu jamur dan produk kecantikan banyak diburu peserta penas. Saya setiap menghadiri Penas selalu menyempatkan diri membeli produk ramuan Pak Oles ini, kata Mutiaya wanita kelompok tani asal Maluku.
Beberapa peserta juga antusias ingin mengetahui Ramuan Pak Oles yang umumnya baru dengar tentang ramuan asal Bali ini. Meski sekedar perkenalan produk namun rasa ingin tahu tentang cukup tinggi.

RSK Antar Tim Kanvas Melebihi Target

thumbnail
Oleh: Dedi Priyono
Tim Kanvas Pesona Khayangan berhasil meraih penjualan tertinggi dengan total penjualan Rp 51 juta pada Juni 2007, keberhasilan diraih melalui RSK (Rajin, Serius dan Kreatif). Melalui rumus ini, Tim terdiri 10 orang SPG, I supir dan seorang Team Leader (TL), berhasil melampaui target penjualan dengan selisih Rp 6 Juta.
Keberhasilan itu diraih melalui sikap rajin, serius dan kreatif. Kata kreatif merupakan yang utama, kalau sudah rajin dan serius tapi tidak kreatif di dalam menjual, percuma tidak ada hasilnya. Karena itu SPG harus kreatif menjual, papar Donny Hermawan, TL Pesona Khayangan membuka rahasia keberhasilan tim kanvas yang dipimpinnya.
Penjualan tertinggi terutama diperoleh dari penjualan, Minyak Oles Bokashi dan jenis madu. Untuk produk otomotif Pak Oles & Biotor Technology, penjualan tertinggi masih dipimpin Hexon sebagai vitamin oli mesin, Kudo dan Spontan Power sebagai penghemat BBM.
Untuk memacu semangat Tim, TL memberikan hadiah khusus selain bonus kepada SPG berprestasi. Juni lalu, Alung menjadi SPG terbaik dengan penjualan Rp 10 juta per bulan, dengan hadiah langsung berupa HP Nokia, ujar Donny. Tim Kanvas Pesona Khayangan memiliki area kerja wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Melalui disiplin dan pembagian kerja yang kompak Tim ini berhasil mencapai target penjualan.

Malen Dan SP, Jadi Primadona Madura

thumbnail
OLEH: DIDIK PURWANTO
Pemasaran Ramuan Pak Oles di Jawa Timur termasuk Pulau Madura semakin pesat. Madu Malen, Minyak Oles Bokashi dan Spontan Power justru menjadi primadona bagi warga Pulau Garam tersebut. Meski hanya ditangani seorang salesman dari Probolinggo, produk asli Bali itu diterima di Pulau Kili Ketapang Probolinggo dan Pulau Kili Mantengin Madura.
H Suniman, Salesman Spreading asal Probolinggo sudah memasang strategi untuk mendistribusi ke outlet, warung, apotik dan toko obat di Pasuruan, Situbondo, Probolinggo bahkan Madura. “Mereka konsinyasi dengan diskon 10%-15%,” ujar Suniman.
Produk Malen dan Minyak Oles Bokashi sengaja dirangkai dengan kemampuan memijat. “Minyak Oles Bokashi cocok untuk pijat dengan teknik akupuntur,” ujarnya. Sebelum bergabung dengan tim pemasaran Ramuan Pak Oles, lelaki yang pernah bekerja jadi sopir di Riyadh Arab ini menekuni dunia akupuntur sejak tahun 1988.
Begitu pula Malen. Produk ini pernah diujicoba di Pondok Pesantren Zainul Islah Probolinggo. Cukup minum 1-3 kali sehari, penyakit mata minus para santri sembuh. Pun penyakit katarak, gatal, batuk, sesak nafas dan penyakit khas anak pondok bisa sembuh disertai minum Madu Geruh.
Yang lebih unik, Spontan Power mampu mencengangkan masyarakat pesisir Pantai Madura karena berhasil memberikan tarikan kencang dan menghemat bahan bakar. “Padahal bahan bakar yang dipakai adalah minyak tanah dan biodiesel,” kenangnya.

EM4 Diminati Pengunjung Pameran THM

thumbnail
OLEH: HERNAWARDI
Melahirkan inovasi dan cermat melihat peluang pasar harus dimiliki seorang pemasar agar tidak tercecer sia-sia dan tenggelam ditelan arus perubahan. Langkah taktis itu serius disikapi SPG Ramuan Pak Oles Cabang NTB. Karena itu ketika ada informasi akan digelar Pameran Tanaman Hias se-kota Mataram (4-7/7), SPG unit Dewi Ratih menelurkan inisiatif untuk membuka stand. Kehadiran stand produk asal Bali ini mendapatkan respon positif dari pengunjung yang mayoritas penggemar tanaman hias.
Para petani dan pengusaha tanaman hias se-kota Mataram turut ambil bagian pada pameran tersebut. Umumnya, pengunjung sudah banyak mengetahui tentang aneka produk yang dipasarkan perusahaan asal Bali itu di NTB.
Soal produk EM4, sangat identik dengan sebutan Pak Oles. Selain informasi EM4 langsung disampaikan SPG. Selain itu, manfaat dan keunggulan EM4 sudah akrab dengan para penghobis tanaman saat merapat ke stand PT Karya Pak Oles Tokcer. Karena mereka sering membaca di media terbitan Pak Oles.
’’Selain produk EM4 yang kita tawarkan dan perkenalkan kepada para pengunjung pameran, juga kita sediakan produk-produk Pak Oles lainnya seperti Minyak Oles Bokashi maupun madu untuk kesehatan,’’ ujar Nurhayati.
Partisipasi perusahaan berlogo GNW di area Pameran Tanaman Hias Kota Mataram merupakan kali pertama dan mendapatkan perhatian serius pengunjung. Buktinya selama pameran berlangsung, pengunjung membludak datang ke stand Pak Oles. ’’Pengunjung setiap harinya banyak mencari produk EM4 untuk pertanian dan tanaman hias. Juga Minyak Oles Bokashi dan madu yang banyak dibeli pengunjung,’’ sebut Nurhayati.

Cabang Sukabumi: Sasar Kawasan Pariwisata Salabintana

thumbnail
OLEH: AGUS SALAM
Sukabumi Jaya, mungkin ini menjadi semangat kru cabang Sukabumi dalam memberikan motivasi kepada calon SPG yang bergabung dengan cabang KPOT kota yang terkenal dengan panorama alamnya yang memposona pimpinan Acep Agus. Ini mungkin salahsatu motivasi yang diberikan kepada SPG baru agar dapat menguasai pasar di kota Sukabumi ini, katanya.
Menurut Asep, KPOT Sukabumi yang berada di Jl RA Kosasi, sedang giat promosi. Menata strategi dengan memperluas jaringan pemasaran dan memperkuat SDM sebagai ujung tombak pemasaran. Sekarang, kita terus menerima karyawan untuk dididik menjadi pemasar yang handal. Tak hanya teori pemasaran dan pengetahun knowledge yang ditanamkan, tetapi mendampingi SPG untuk terjun langsung ke lapangan sehingga para calon pemasar Ramuan Pak Oles lebih tangguh dan tahan banting, katanya.
Pokoknya, KPOT cabang Sukabumi komitmen untuk terus menyasar kawasan-kawasan potensial termasuk ke daerah pariwisata yang ada di kota yang beriklim dingin ini, katanya. Asep juga optimis, KPOT cabang Sukabumi akan terus maju dan berkembang Mudah-udahan dengan kerja keras kita ini, KPOT cabang Sukabumi akan menunjukan pergerakan pemasaran yang positif dan dapat menaklukan kota dengan jumlah pendidik yang memiliki mata pencarian sebagai petani ini,tantang Asep.
Hal yang sama diungkap Kepala Rekruter SDM, Supriadi. Sukabumi sedang berusaha melakukan perluasan jaringan pemasaran terutama ke kantor-kantor yang selama ini belum terjamah. Bahkan jaringan pemasaran juga dibuka ke ke tempat-tempat wisata seperti Gede Gunung Pangrango atau daerah wisata Salabintana di sebelah utara Sukabumi berjarak 7 km, kata Supri.
Supriadi menambahkan, dengan kerja sama dan semangat yang masih baru ini dan didukung kepercayaan KPOT pusat, tim pemasar yakin KPOT cabang Sukabumi bisa menghasilkan keuntungan besar. Hadirnya, Ramuan Pak Oles di Kota Sukabumi membawa nuansa tersendiri bagi dunia obat tradisional.