Home » » Bisnis Tanaman Aglonema Menguntungkan

Bisnis Tanaman Aglonema Menguntungkan

Oleh: Agus Salam
Bisnis tanaman aglonema sebenarnya tak kalah dengan bisnis anthurium yang sempat menjadi fenomenal dengan harganya gila-gilaan yang melibatkan banyak lapisan masyarakat mulai dari petani, pedagang, spekulan hingga kolektor. Ketika, tanaman anthurium mulai terjungkal sekarang ini, aglaonema tetap bertahan.
Hal ini terbukti dalam pameran rutin Trubus Expo 2008 yang diadakan di Parkir Timur Senayan Jakarta 26 Juni – 6 Juli lalu. Tanaman aglonema atau akrab disebut sri rejeki masih laris terjual dan harganyapun masih stabil.’’Minat masyarakat ke anthurium sudah mulai kendor, tetapi tanaman aglonema masih terus bertahan,’’ kata Wandi (45) salah satu pedagang tanaman hias di arena tersebut.
Menurut Wandi, tanaman sri rejeki ini memiliki ragam spesies yang cukup banyak sehingga aglonema tak terpengaruh dengan lesunya penghobis anthurium karena harganya yang semakin tak wajar.’’Dengan banyaknya hobis aglonema, Trubus menggelar kursus gratis tentang bagaimana memperbanyak aglonema dan mencerahkan daunnya,’’ kata Wandi.
Menurut pria asal Sunda ini, berbisnis tanaman aglonema sangat menguntungkan jika mengetahui cara membudidayakannya. Terutama kondisi suhu dan bagaimana memperbanyaknya. ‘’Kondisi lingkungan yang cocok untuk tempat budi daya aglonema adalah lokasi yang sangat teduh. Sesuai habitat aslinya, aglonema tidak menyukai sinar matahari berlebih. Sinar matahari yang berlebih dapat menyebabkan warna daun aglonema berubah, mengerdil, kering hingga mati,’’ katanya.
Aglonema kata Wandi, hanya butuh 30% - 40% sinar matahari rntuk tumbuh dengan baik. Guna mendapatkan kondisi ini bisa digunakan paranet sebagai naungan lokasi budidaya aglonema.
Jika kondisi lingkungan telah terpenuhi, tahap selanjutnya, adalah perbanyakan. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk memperbanyak aglonema, mulai dari cara vegetatif yaitu stek batang dan pemisahan rumpun atau anakan, hingga cara generatif dengan penyemaian biji. Namun, dari beberapa cara ini, yang paling mudah diterapkan pada aglonema adalah cara vegetatif.
Wandi sendiri memperbanyak aglonema dengan cara memisahkan anakan aglonema yang tumbuh di sekitar induknya. ‘’Tahap pertama budidaya adalah perawatan pada indukan. Menggunakan media tanam berupa campuran akar pakis, arang sekam, dan humus amdam, yaitu humus yang didapat dari dedaunan dan ranting kering, dengan perbandingan masing-masing bahan satu bagian,’’ katanya.
Dengan membeli induknya saja, Wandi bisa mengembangkan satu pohon aglonema menjadi 10 pohon bahkan lebih. ‘’Kalau memiliki 100 pohon bisa menjadi 1000 pohon yang siap dijual,’’ katanya sambil menghitung-hitung keuntungan.
Thanks for reading Bisnis Tanaman Aglonema Menguntungkan

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Posting Komentar