Home » » Minim, Tenaga Bidan Di Cianjur

Minim, Tenaga Bidan Di Cianjur

Wilayah Cianjur sangat luas dan tebaran penduduk yang cukup tinggi, namun tenaga bidan terutama untuk kebutuhan di desa-desa terpencil seperti Cianjur bagian Selatan sangat minim. Untuk mengoptimalkan kualitas akses layanan kesehatan masyarakat, di tiap desa idealnya harus ada satu orang bidan. Saat ini 75 desa membutuhkan 57 bidani, kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr Hj Ratu Tri Yulia, Senin (14/7).
Ratu yakin, kebutuhan tenaga bidan di Cianjur akan terpenuhi paling lambat akhir Juli. Idealnya satu desa memiliki satu bidan. Namun, untuk desa-desa tertentu yang daerahnya luas, kebutuhan bidan bisa dua atau tiga orang, sesuai tingkat kesulitan geografis di setiap desa. Masalah lain yang dihadapi Cianjur, sebut Ratu, desa-desa yang sudah ditempatkan bidan muncul masalah baru berupa rendahnya tingkat mobilitas bidan. Ini menyebabkan belum optimalnya peran bidan desa di daerah-daerah dengan kondisi geografis cukup menyulitkan seperti di kawasan Cianjur Selatan.
Akibatnya keberadaan bidan di desa belum mampu melayani kepentingan warga secara optimal. Untuk itu, pihaknya siap melengkapi setiap bidan dengan satu unit sepeda motor. "Saat ini, kami akan memberikan 210 unit sepeda motor bagi 210 orang bidan yang ada di masing-masing desa," ungkapnya.
Untuk mengoptimalkan fungsi layanan kesehatan masyarakat, idealnya harus ada 1 orang dokter per 30 ribu orang warga. Namun diakuinya kebutuhan terhadap keberadaan dokter belum sepenuhnya terpenuhi. Ada puskesmas yang disiapkan Pemkab Cianjur demi meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat masih belum memiliki tenaga dokter. (Antara) KPO/EDISI 156/JULI 2008
Thanks for reading Minim, Tenaga Bidan Di Cianjur

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Posting Komentar