Asma dapat sembuh bukan hanya dengan pengobatan medis teratur, tapi ada langkah lain yang murah dan non medis seperti melakukan senam asma secara rutin dan teratur pula. Fakta ini dikemukakan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dr.Mohammad Isa,Sp.P, usai mengikuti senam asma massal di Halaman Pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura (40 Km utara Banjarmasin), ibukota Kabupaten Banjar, Kalsel, Minggu (29/6).
Kunjungan Ketua IDI Kalsel yang juga Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin itu ke "kota intan" Martapura dalam rangka lawatan safarinya ke beberapa daerah di provinsi yang terdiri 13 Kabupaten/Kota tersebut untuk mengampanyekan penyembuhan asma melalui gerakan senam asma. Menurut Ketua IDI Kalsel dua periode itu, ada tiga hal yang bisa membantu penderita asma dapat sembuh di antaranya dengan penanganan melalui medis secara teratur, berolahraga pernafasan secara teratur serta selalu menyempatkan diri untuk melakukan rekreasi atau hiburan ke tempat terbuka hijau dan sejuk. Untuk itu pula, melalui perkumpulan penderita asma, IDI memasyarakatkan senam asma dan selalu melakukan penyuluhan ke daerah-daerah Kalsel dan tengah, sehingga setidaknya dapat membantu masyarakat mengenal penanganan serta pencegahan penyakit asma sedini mungkin, demikian Moh. Isa.
Kunjungan Ketua IDI Kalsel yang juga Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin itu ke "kota intan" Martapura dalam rangka lawatan safarinya ke beberapa daerah di provinsi yang terdiri 13 Kabupaten/Kota tersebut untuk mengampanyekan penyembuhan asma melalui gerakan senam asma. Menurut Ketua IDI Kalsel dua periode itu, ada tiga hal yang bisa membantu penderita asma dapat sembuh di antaranya dengan penanganan melalui medis secara teratur, berolahraga pernafasan secara teratur serta selalu menyempatkan diri untuk melakukan rekreasi atau hiburan ke tempat terbuka hijau dan sejuk. Untuk itu pula, melalui perkumpulan penderita asma, IDI memasyarakatkan senam asma dan selalu melakukan penyuluhan ke daerah-daerah Kalsel dan tengah, sehingga setidaknya dapat membantu masyarakat mengenal penanganan serta pencegahan penyakit asma sedini mungkin, demikian Moh. Isa.
Sementara Ketua IDI Kabupaten Banjar, dr. Eko Subiyakto, menerangkan, kegiatan senam asma massal untuk mengenalkan ke masyarakat kota Martapura yang dijuluki "Serambi Mekkah" Kalsel dan daerah sekitar tentang penanganan serta penanggulangan penyakit asma melalui cara olahraga yakni metode senam asma. "Karena selain memiliki sosial yang tinggi dengan maksud mempererat silaturrahmi, senam asma juga merupakan cara efektif untuk penyembuhan para penderita asma dengan tidak memerlukan biaya mahal, bahkan dianggap tak mengeluarkan biaya sama sekali," tambahnya. (Antara)


0 komentar:
Posting Komentar