Home » » Murid SD Belajar Warnai Tanaman Obat

Murid SD Belajar Warnai Tanaman Obat

Oleh: Wayan Nita
Kebun percontohan tanaman obat di Jl Pulau Roti Denpasar kembali dikunjungi murid-murid SD. Sekitar 93 murid kelas I dari SD Grand School Muhamadiyah Denpasar yang 7 orang berkunjung ke kebun itu sebagai salah satu kegiatan outbond.
Saniyem, salah seorang guru Pembina menyatakan, kegiatan yang digelar sebulan sekali itu untuk menambah pengetahuan murid, terutama tentang tanaman obat dan manfaatnya bagi kesehatan manusia. Selama ini, sebut Saniyem, murid hanya mengetahui aneka tanaman obat lewat buku. Dengan diajak langsung ke kebun, murid bisa mengetahui secara lebih pasti, baik bentuk dan fungsinya. Selain itu, para murid disadarkan untuk mencintai tanaman agar bisa tumbuh kesadaran sejak dini untuk lebih peduli pada lingkungan sekitarnya.
“Mereka juga dapat menularkan ilmu yang didapat kepada orang tua maupun saudaranya. Dengan begirut semakin banyak masyarakat yang tahu tentang tanaman obat. Lebih dari itu kita harapkan agar mereka dapat melestarikan dengan menanam sebagai tanaman obat keluarga,” ungkap Saniyem.
Jika sejak kecil sudah dikenalkan dengan lingkungan alam dan tanaman obat yang bermanfaat, otak anak akan selalu mengingat dan menyimpan dalam memori. Anak-anak juga sangat menikmati kegiatan ini, meski mereka tetap harus mengerjakan tugas yakni menuliskan warna tanaman obat, rasa dan manfaat.
“Anak saya sangat senang dan bersemangat ketika diberi tahu guru bahwa akan ada kunjungan ke kebun Pak Oles. Saya juga ikut mendapatkan tambahan pengetahuan tentang tanaman obat,” ungkap ibu Yayang, salah satu orang tua murid.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008
Thanks for reading Murid SD Belajar Warnai Tanaman Obat

0 komentar:

Posting Komentar