Obyek wisata air terjun Benang Setukel dan Kelambu di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai ramai dikunjungi wisatawan baik asing maupun nusantara.
"Selama ini masyarakat dan wisatawan hanya mengenal air terjun di Sinang Gila, di Kabupaten Lombok Barat bagian utara atau sekitar 100 km utara Mataram," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, Drs. Lalu Gita Ariadi kepada Antara.
Untuk menuju obyek wisata air terjun Benang Setukel dan Kelambu dapat ditempuh dengan menggunakan kendaran roda dua dan empat walaupun jalan menuju ke Setukel masih jalan tanah.
Karena air terjun Benang Setukel dan Kelambu mulai didatangi wisatawan, maka pemerintah harus segera membenahi infrastruktur termasuk merintis jalan,membangun berbagai fasilitas terutama tempat beristirahat seperti berugak.
Obyek wisata air terjun Benang Kelambu ramai dikunjungi masyarakat terutama setelah Hari Raya Idul Fitri, ribuan masyarakat datang untuk mandi sehari suntuk.
Air terjun Benang Kelambu di samping indah juga dapat menjadi obat dan menyembuhkan berbagai jenis penyakit dan ini menjadi daya tarik trsendiri bagi wisatawan.
"Kunjungan wisatwan ke Benang Setukel, diharapkan mampu mendongkrak target kunjungan wisatawan ke daerah ini dan hingga akhir 2008 dapat mencapai 500.000 wisatwan," katanya.
Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke NTB terlihat dari jumlah tamu yang menginap di hotel berbitang selama Agustus 2008 sebanyak 20.523 orang terdiri atas tamu luar negeri 6.592 orang dan dalam negeri 13.931 orang.
Jumlah tersebut meningkat dibanding Juli 2008 sebanyak 18.625 orang terdiri atas tamu luar negeri 5.370 orang dan dalam negeri 13.255 orang.
"Sedangkan rata-rata lama menginap, yakni 3,36 hari untuk Agustus dan jika dibandingkan dengan Juli 2008 yang mencapai 2,98 hari, maka terjadi kenaikan 0,58 hari," katanya.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008
"Selama ini masyarakat dan wisatawan hanya mengenal air terjun di Sinang Gila, di Kabupaten Lombok Barat bagian utara atau sekitar 100 km utara Mataram," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, Drs. Lalu Gita Ariadi kepada Antara.
Untuk menuju obyek wisata air terjun Benang Setukel dan Kelambu dapat ditempuh dengan menggunakan kendaran roda dua dan empat walaupun jalan menuju ke Setukel masih jalan tanah.
Karena air terjun Benang Setukel dan Kelambu mulai didatangi wisatawan, maka pemerintah harus segera membenahi infrastruktur termasuk merintis jalan,membangun berbagai fasilitas terutama tempat beristirahat seperti berugak.
Obyek wisata air terjun Benang Kelambu ramai dikunjungi masyarakat terutama setelah Hari Raya Idul Fitri, ribuan masyarakat datang untuk mandi sehari suntuk.
Air terjun Benang Kelambu di samping indah juga dapat menjadi obat dan menyembuhkan berbagai jenis penyakit dan ini menjadi daya tarik trsendiri bagi wisatawan.
"Kunjungan wisatwan ke Benang Setukel, diharapkan mampu mendongkrak target kunjungan wisatawan ke daerah ini dan hingga akhir 2008 dapat mencapai 500.000 wisatwan," katanya.
Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke NTB terlihat dari jumlah tamu yang menginap di hotel berbitang selama Agustus 2008 sebanyak 20.523 orang terdiri atas tamu luar negeri 6.592 orang dan dalam negeri 13.931 orang.
Jumlah tersebut meningkat dibanding Juli 2008 sebanyak 18.625 orang terdiri atas tamu luar negeri 5.370 orang dan dalam negeri 13.255 orang.
"Sedangkan rata-rata lama menginap, yakni 3,36 hari untuk Agustus dan jika dibandingkan dengan Juli 2008 yang mencapai 2,98 hari, maka terjadi kenaikan 0,58 hari," katanya.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008


0 komentar:
Posting Komentar