Wisatawan India ke Bali makin ramai yakni rata-rata 2.169 orang per bulan atau 17.354 orang selama Januari-Agustus 2008, naik jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 1.700 orang per bulan.
"Saya yakin wisatawan mancanegara asal India, jumlahnya akan bertambah terus berlibur ke pulau Dewata, mengingat adanya banyak persamaan budaya," kata pengamat dan praktisi Pariwisata, Cokorda Agung kepada Antara di Denpasar.
"Potensi menarik wisatawan dari India sangat besar, apalagi negeri Baratha itu menjadi salah satu sasaran promosi pariwisata Indonesia yang dimulai tahun 2008 selain terhadap negara potensial lainnya," kata dia.
Ia memuji upaya pemerintah yang menyiapkan kantor perwakilan Departemen Pariwisata dan Kebudayaan di sejumlah kota besar di India seperti di Delhi dan Mumbai dalam upaya mempermudah promosi pariwisata Indonesia.
Wisatawan India ke Indonesia, tentu tujuan utamanya adalah Bali, yang memiliki keyakinan yang sama yakni Agama Hindu namun pelaksanaannya sedikit berbeda sehingga banyak masyarakat India yang tertarik ke pulau ini.
Pemerintah India juga membuka kantor pusat kebudayaannya di pulau Dewata yang maksudnya untuk mempererat tali persahabatan diantara umat manusia, sehingga dengan harapan adanya saling mengunjungi diantara kedua bangsa ini.
Masyarakat Bali sudah banyak melakukan kunjungan wisata ke berbagai obyek wisata menarik di India sambil melakukan perjalanan suci "metirtayatra" ke tempat-tempat suci seperti Pura tempat persebahyangan umat Hindu setempat.
Masyarakat India juga mulai tertarik berkunjung ke pulau Dewata, tidak saja berlibur juga banyak tokoh-tokoh spiritual negeri itu khusus terbang ke Bali untuk bisa membagi pengetahuan tentang kedamaian diri dan dunia.
Tokoh-tokoh Brahma Kumaris Spiritual Dunia (BKWSU) Mount Abu India, yang sering terbang ke Bali untuk bisa membagi-bagikan pengetahuan spiritual kepada masyarakat setempat juga diikuti dari siswa Brahma Kumirs seluruh dunia.
Sementara Dada JP Vaswani, seorang pemimpin spiritual yang sangat terkenal dari Sadhu Vaswani Centre di India, tamu dari sekolah Taman Rama Denpasar, mengaku senang setelah beberapa hari bersama masyarakat pulau Dewata. Banyak dan sering tokoh spiritual melakukan perjalanan suci ke Bali, tentu akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan kepariwisataan, mengingat Bali sangat mendukung pengembangan pariwisata spiritual dunia, kata Cok Agung.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008
"Saya yakin wisatawan mancanegara asal India, jumlahnya akan bertambah terus berlibur ke pulau Dewata, mengingat adanya banyak persamaan budaya," kata pengamat dan praktisi Pariwisata, Cokorda Agung kepada Antara di Denpasar.
"Potensi menarik wisatawan dari India sangat besar, apalagi negeri Baratha itu menjadi salah satu sasaran promosi pariwisata Indonesia yang dimulai tahun 2008 selain terhadap negara potensial lainnya," kata dia.
Ia memuji upaya pemerintah yang menyiapkan kantor perwakilan Departemen Pariwisata dan Kebudayaan di sejumlah kota besar di India seperti di Delhi dan Mumbai dalam upaya mempermudah promosi pariwisata Indonesia.
Wisatawan India ke Indonesia, tentu tujuan utamanya adalah Bali, yang memiliki keyakinan yang sama yakni Agama Hindu namun pelaksanaannya sedikit berbeda sehingga banyak masyarakat India yang tertarik ke pulau ini.
Pemerintah India juga membuka kantor pusat kebudayaannya di pulau Dewata yang maksudnya untuk mempererat tali persahabatan diantara umat manusia, sehingga dengan harapan adanya saling mengunjungi diantara kedua bangsa ini.
Masyarakat Bali sudah banyak melakukan kunjungan wisata ke berbagai obyek wisata menarik di India sambil melakukan perjalanan suci "metirtayatra" ke tempat-tempat suci seperti Pura tempat persebahyangan umat Hindu setempat.
Masyarakat India juga mulai tertarik berkunjung ke pulau Dewata, tidak saja berlibur juga banyak tokoh-tokoh spiritual negeri itu khusus terbang ke Bali untuk bisa membagi pengetahuan tentang kedamaian diri dan dunia.
Tokoh-tokoh Brahma Kumaris Spiritual Dunia (BKWSU) Mount Abu India, yang sering terbang ke Bali untuk bisa membagi-bagikan pengetahuan spiritual kepada masyarakat setempat juga diikuti dari siswa Brahma Kumirs seluruh dunia.
Sementara Dada JP Vaswani, seorang pemimpin spiritual yang sangat terkenal dari Sadhu Vaswani Centre di India, tamu dari sekolah Taman Rama Denpasar, mengaku senang setelah beberapa hari bersama masyarakat pulau Dewata. Banyak dan sering tokoh spiritual melakukan perjalanan suci ke Bali, tentu akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan kepariwisataan, mengingat Bali sangat mendukung pengembangan pariwisata spiritual dunia, kata Cok Agung.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008


0 komentar:
Posting Komentar