Home » » Bali Butuh Tambahan Dokter Ahli Kandungan

Bali Butuh Tambahan Dokter Ahli Kandungan

Bali membutuhkan tambahan tenaga dokter ahli kandungan guna memberikan pelayanan pada empat pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang ditingkatkan statusnya menjadi Puskesmas Rawat Inap dalam tahun 2009. ‘’Menteri Kesehatan Dr Siti Fadillah Soepari diharapkan bisa membantu tambahan tenaga medis guna meningkatkan pelayanan rawat inap pada empat puskesmas yang ditingkatkan statusnya tersebut,’’ kata Gubernur Bali, Made Mangku Pastika di Denpasar, Selasa (4/11).
Seperti yang dilansir ANTARA, empat Puskesmas yang ditingkatkan statusnya adalah Puskesmas Kubu II (Karangasem), Kintamani IV (Bangli), Grokgak I (Buleleng) dan Nusa Penida I (Klungkung). Untuk peningkatan status itu, siap dialokasikan dana dari APBD Bali 2009 sekitar Rp 13,71 miliar, dengan rincian; Puskesmas Kubu II (Rp 5,7 miliar), Grokgak I (Rp 3,2 miliar), Nusa Penida I (Rp 2,5 miliar) dan Kintamani IV (Rp 2,2 miliar).
Sarana pelayanan kesehatan di tingkat desa itu ditingkatkan dengan peralatan medis dan dokter tenaga ahli berbagai jenis penyakit. ‘’Tenaga dokter ahli yang paling diperlukan cukup mendesak adalah dokter kandungan dan diharapkan mendapat bantuan dari Menkes,’’ harap Gubernur Pastika.
Selain meningkatkan status Puskesmas dalam tahun 2009 juga telah dirancang memberikan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma menjangkau 500 desa dari 706 desa/kelurahan se-Bali tahun 2009. Untuk itu tim medis harus melakukan kunjungan sedikitnya 6.000 kali dalam setahun. Pelayanan tim medis terpadu melibatkan tim dokter Rumah Sakit Indra untuk melakukan operasi katarak. ‘’Mobil unit keliling yang dilengkapi dengan peralatan medis melakukan operasi mata secara cuma-cuma dengan sasaran 1.000 orang,’’’ ujarnya.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008
Thanks for reading Bali Butuh Tambahan Dokter Ahli Kandungan

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Posting Komentar