Musim hujan penjualan jambu biji merah di Kota Semarang laris karena para pembeli meyakini jambu biji ini berkhasiat bisa mencegah penyakit demam berdarah dengue(DBD). Jambu biji warna merah yang diyakini dapat mencegah DBD banyak diminati masyarakat di Kota Semarang, kata Budiman, seorang penjual jambu biji merah di seputaran Jl Veteran Kota Semarang, Kamis (6/11).
Dalam sehari, Budiman bisa menjual 20-30 kg jambu biji merah. Hal yang sama diungkap Suwarto, pedagang jambu biji merah di Pasar Sampangan, Pasar Johar dan Jl Veteran Kota Semarang. Harga jual jambu biji merah di Semarang rata-rata Rp 6.000 sampai Rp 8.000/kg. Menurut Suwarto, dirinya selalu mendapat setoran jambu dari pedagang buah asal Sukorejo, Kendal dengan harga Rp 4.700/kg dan dijual kepada pedagang kecil Rp 5.000 – Rp 5.200/kg. Para pedagang kecil biasanya menjual dengan harga Rp 6.000 - Rp 8.000/kg.
Yanto, pedagang jambu biji merah di depan Auditaorium Unnes Kelud Sampangan mengatakan, jambu biji merah yang layu bisa dijual dalam bentuk jus. Banyak pembeli yang menanyakan jus jambu merah siap saji karena sari buah mengandung vitamin A. Biasanya penjual jambu biji merah dapat membedakan jambu merah asal Sukorejo dan Majalengka yakni dilihat dari bentuk buah. Jambu biji merah asal Majalengka buahnya berkulit lebih tipis dengan warna lebih mengkilap ketimbang dari Sukorejo.
Padahal kualitas jambu biji asal Sukorejo lebih baik karena selain tahan lama (tidak cepat layu dan busuk) juga berkhasiat lebih bagus. Jambu biji asal Majalengka cenderung cepat layu dan busuk. Para pedagang kecil jambu biji warna merah di Kota Semarang rata-rata menjual 10-30 kg/hari. Pedagang besar yang memasok ke pedagang di beberapa pasar di Kota Semarang rata-rata sehari 3-5 kuintal, ujar Yanto.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008
Dalam sehari, Budiman bisa menjual 20-30 kg jambu biji merah. Hal yang sama diungkap Suwarto, pedagang jambu biji merah di Pasar Sampangan, Pasar Johar dan Jl Veteran Kota Semarang. Harga jual jambu biji merah di Semarang rata-rata Rp 6.000 sampai Rp 8.000/kg. Menurut Suwarto, dirinya selalu mendapat setoran jambu dari pedagang buah asal Sukorejo, Kendal dengan harga Rp 4.700/kg dan dijual kepada pedagang kecil Rp 5.000 – Rp 5.200/kg. Para pedagang kecil biasanya menjual dengan harga Rp 6.000 - Rp 8.000/kg.
Yanto, pedagang jambu biji merah di depan Auditaorium Unnes Kelud Sampangan mengatakan, jambu biji merah yang layu bisa dijual dalam bentuk jus. Banyak pembeli yang menanyakan jus jambu merah siap saji karena sari buah mengandung vitamin A. Biasanya penjual jambu biji merah dapat membedakan jambu merah asal Sukorejo dan Majalengka yakni dilihat dari bentuk buah. Jambu biji merah asal Majalengka buahnya berkulit lebih tipis dengan warna lebih mengkilap ketimbang dari Sukorejo.
Padahal kualitas jambu biji asal Sukorejo lebih baik karena selain tahan lama (tidak cepat layu dan busuk) juga berkhasiat lebih bagus. Jambu biji asal Majalengka cenderung cepat layu dan busuk. Para pedagang kecil jambu biji warna merah di Kota Semarang rata-rata menjual 10-30 kg/hari. Pedagang besar yang memasok ke pedagang di beberapa pasar di Kota Semarang rata-rata sehari 3-5 kuintal, ujar Yanto.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008


0 komentar:
Posting Komentar