Aktivitas membatik saat ini bukan hanya milik komunitas Jawa, tetapi telah menyebar ke berbagai wilayah di seluruh Indonesia sebagai salah satu upaya melestarikan peninggalan budaya bangsa ini.
"Upaya itu membuat eksistensi batik sebagai produk warisan budaya bangsa tetap terjaga dan terpelihara di negeri ini," kata Humas Sahabat Batik --kelompok anak muda peduli batik--, Retno Dewati dilansir Antara.
Ia mengatakan, terlalu sederhana jika eksistensi batik dimaknai hanya sebatas nilai ekonomis, karena sesungguhnya batik telah menjadi bagian yang terintegrasi dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Dalam hal ini, menurut dia, batik merupakan eksistensi yang tidak lepas dari proses warisan generasi ke generasi yang keberadaannya telah melampaui periode waktu yang cukup panjang dan tidak lekang oleh perubahan zaman.
Oleh karena itu, pengertian dan pemahaman masyarakat terhadap tingginya nilai batik sebagai warisan budaya bangsa harus selalu ditumbuhkan sehingga mereka tetap memiliki kesadaran untuk mempertahankan eksistensi batik di negeri ini dan berupaya agar lebih dikenal di mancanegara.
"Upaya itu harus dilakukan agar batik tidak diklaim sebagai milik negara lain. Langkah positif itu tidak berlebihan jika batik diakui oleh masyarakat global sebagai identitas bangsa Indonesia, karena batik telah begitu lekat dan dekat dengan masyarakat Indonesia," katanya.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008
"Upaya itu membuat eksistensi batik sebagai produk warisan budaya bangsa tetap terjaga dan terpelihara di negeri ini," kata Humas Sahabat Batik --kelompok anak muda peduli batik--, Retno Dewati dilansir Antara.
Ia mengatakan, terlalu sederhana jika eksistensi batik dimaknai hanya sebatas nilai ekonomis, karena sesungguhnya batik telah menjadi bagian yang terintegrasi dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Dalam hal ini, menurut dia, batik merupakan eksistensi yang tidak lepas dari proses warisan generasi ke generasi yang keberadaannya telah melampaui periode waktu yang cukup panjang dan tidak lekang oleh perubahan zaman.
Oleh karena itu, pengertian dan pemahaman masyarakat terhadap tingginya nilai batik sebagai warisan budaya bangsa harus selalu ditumbuhkan sehingga mereka tetap memiliki kesadaran untuk mempertahankan eksistensi batik di negeri ini dan berupaya agar lebih dikenal di mancanegara.
"Upaya itu harus dilakukan agar batik tidak diklaim sebagai milik negara lain. Langkah positif itu tidak berlebihan jika batik diakui oleh masyarakat global sebagai identitas bangsa Indonesia, karena batik telah begitu lekat dan dekat dengan masyarakat Indonesia," katanya.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008


0 komentar:
Posting Komentar