Home » » Beladiri Jadi Way Of Life

Beladiri Jadi Way Of Life

Seni beladiri yang berkembang di masyarakat dapat dijadikan way of life. Selain menyehatkan juga membantu pola hidup yang positif. Esensi dan falsafah seni beladiri bersifat menjunjung tinggi nilai kejujuran.
Koordinator Penyelenggara Martial Arts Festival and Expo (MAFE) 2008, Budi Setiadi Ibrahim di Yogyakarta, Minggu (2/11) menyatakan, beladiri juga dapat menjadi senjata utama menghadapi persoalan hidup, baik pekerjaan, hubungan sosial maupun spiritual. Karena itu terjadi pergeseran persepsi masyarakat dari beladiri yang identik dengan olah raga keras menjadi sebuah way of life. Minimal terkandung nilai seni yang pantas dipelajari berbagai kalangan.
MAFE 2008 yang digelar di Atrium Galeria Mall Yogyakarta (29/10-2/110 dikemas dalam bentuk pameran dan demonstrasi seni beladiri. Setiap perguruan dan aliran beladiri yang tampil mengusung juga musik sebagai pendukung. Event itu diikuti 13 perguruan dan aliran seni beladiri, antara lain taekwondo, aikido, iaijitsu, tapak suci, merpati putih, perisai diri, jet kune do, taichi, jiujitsu, submission, harimurti, wushu dan kapoera. ‘’Selama ini sebagian besar orang kurang mengetahui dan mengerti tentang seni beladiri. Event ini memberi kesempatan luas kepada masyarakat untuk memperoleh informasi secara lengkap mengenai beladiri,’’ ujar Budi yang juga pelatih Taekwondo ini.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008
Thanks for reading Beladiri Jadi Way Of Life

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Posting Komentar