Bali Tempat Liburan Favorit
Pelancong Australia akan tetap menjadikan Bali sebagai tujuan utama berlibur, karena lokasinya dekat dan dinilai memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan destinasi di negara lainnya.
"Apapun kendalanya, termasuk adanya ancaman terorisme, warga Australia akan tetap berharap bisa berlibur ke destinasi kita," kata koordinator gabungan asosiasi kepariwisataan "Bali Tourism Board" Ida Bagus Ngurah Wijaya kepada Antara.
Ngurah Wijaya beralasan bahwa warga Australia yang diistilahkan sebagai bangsa Eropa di Asia itu banyak mengetahui perkembangan Bali, termasuk masalah penjagaan keamanan yang dinilai cukup baik.
Data yang dilansir Antara, kunjungan turis Australia semakin ramai ke Bali bahkan sudah bertambah hingga 56 persen menjadi 226.799 orang selama Januari-September 2008, jika dibandingkan periode sama 2007 sebanyak 145.567 orang.
Persentase tertinggi peningkatan jumlah kunjungan turis asing ke Bali adalah Australia, menyusul Cina 53 persen dari 61 ribu menjadi 93 ribu orang, demikian dilaporkan Dinas Pariwisata Bali yang dilansir Antara.
Bertambah banyaknya turis Australia ke daerah ini karena pulau Dewata dijadikan sebagai tujuan utama berlibur sebab lokasinya dekat dan dinilai memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan destinasi di negara lainnya.
Apalagi dengan dieksekusinya terpidana mati kasus bom Bali I, Amrozi, Imam Samudra dan Muklas, pekan lalu, diharapkan akan semakin memacu kunjungan turis Australia yang terbang langsung ke daerah ini.
Semakin banyak turis negeri tetangga ini datang ke Bali, karena mereka banyak mengetahui perkembangan daerah yang selama ini juga dijuluki pulau seribu pura, termasuk masalah penjagaan keamanan yang dinilai cukup baik.
Ida Bagus Ngurah Wijaya punya keyakinan warga Australia tetap berharap bisa berlibur di daerah ini, sehingga tetap berada di peringkat kedua terbanyak setelah Jepang. Tidak saja turis Australia diharapkan semakin ramai ke Bali juga masyarakat internasional lainnya sehingga mampu mencapai di atas dua juta kunjungan turis ke Bali selama 2008 dan sekarang sudah pada angka 1.479.079 orang.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008
Pelancong Australia akan tetap menjadikan Bali sebagai tujuan utama berlibur, karena lokasinya dekat dan dinilai memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan destinasi di negara lainnya.
"Apapun kendalanya, termasuk adanya ancaman terorisme, warga Australia akan tetap berharap bisa berlibur ke destinasi kita," kata koordinator gabungan asosiasi kepariwisataan "Bali Tourism Board" Ida Bagus Ngurah Wijaya kepada Antara.
Ngurah Wijaya beralasan bahwa warga Australia yang diistilahkan sebagai bangsa Eropa di Asia itu banyak mengetahui perkembangan Bali, termasuk masalah penjagaan keamanan yang dinilai cukup baik.
Data yang dilansir Antara, kunjungan turis Australia semakin ramai ke Bali bahkan sudah bertambah hingga 56 persen menjadi 226.799 orang selama Januari-September 2008, jika dibandingkan periode sama 2007 sebanyak 145.567 orang.
Persentase tertinggi peningkatan jumlah kunjungan turis asing ke Bali adalah Australia, menyusul Cina 53 persen dari 61 ribu menjadi 93 ribu orang, demikian dilaporkan Dinas Pariwisata Bali yang dilansir Antara.
Bertambah banyaknya turis Australia ke daerah ini karena pulau Dewata dijadikan sebagai tujuan utama berlibur sebab lokasinya dekat dan dinilai memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan destinasi di negara lainnya.
Apalagi dengan dieksekusinya terpidana mati kasus bom Bali I, Amrozi, Imam Samudra dan Muklas, pekan lalu, diharapkan akan semakin memacu kunjungan turis Australia yang terbang langsung ke daerah ini.
Semakin banyak turis negeri tetangga ini datang ke Bali, karena mereka banyak mengetahui perkembangan daerah yang selama ini juga dijuluki pulau seribu pura, termasuk masalah penjagaan keamanan yang dinilai cukup baik.
Ida Bagus Ngurah Wijaya punya keyakinan warga Australia tetap berharap bisa berlibur di daerah ini, sehingga tetap berada di peringkat kedua terbanyak setelah Jepang. Tidak saja turis Australia diharapkan semakin ramai ke Bali juga masyarakat internasional lainnya sehingga mampu mencapai di atas dua juta kunjungan turis ke Bali selama 2008 dan sekarang sudah pada angka 1.479.079 orang.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008


0 komentar:
Posting Komentar