Oleh: Wayan Nita
Untuk lebih menyasar konsumen yang tinggal di pelosok-pelosok pedesaan, Industri Obat Tradision
al (IOT) Bokashi memproduksi dan sudah memasarkan produk Minyak Oles Bokashi dalam kemasan 5 ml. Upaya itu dilakukan agar konsumen yang tinggal di daerah pedesaan dapat merasakan khasiat produk berlabel GNW itu dengan harga yang terjangkau.
Gede Ginarka, Kepala Pemasaran Bali mengakui, kemasan Minyak Oles Bokashi 5 ml sudah beredar sejak September lalu dengan target pasar, masyarakat pedesaan dengan perekonomian menengah ke bawah dan bagi konsumen yang desanya jarang dikunjungi tim SPG. ‘’Selama ini, mereka agak sulit untuk membeli Minyak Oles Bokashi dan sering kali mereka harus ke kota dengan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Sekarang tidak perlu lagi menunggu kedatangan tim SPG,’’ kata Ginarka.
Titik pemasaran kemasan produk ini, sebut Ginarka, lebih ke warung-warung kelontong. ‘’Karena di desa banyak ada warung kelontong sehingga konsumen pecinta Minyak Oles Bokashi bisa membeli ukuran 5 ml. Selain di Bali, juga sudah bisa diperoleh di semua daerah pemasaran seperti di Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta, Banten, Yogyakarta, Jawa Tengah, Makassar, NTB dan Lampung. Produk ini tidak dibawa SPG Pak Oles tetapi langsung dijual oleh para pemilik warung. Jadi jika ada kebutuhan mendesak, tinggal beli di warung-warung. ‘’Soal khasiat, tidak ada yang berbeda dengan kemasan ukuran besar. Meskipun ukuran kecil tapi khasiatnya pasti tokcer,” tegas Ginarka.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008
Untuk lebih menyasar konsumen yang tinggal di pelosok-pelosok pedesaan, Industri Obat Tradision
al (IOT) Bokashi memproduksi dan sudah memasarkan produk Minyak Oles Bokashi dalam kemasan 5 ml. Upaya itu dilakukan agar konsumen yang tinggal di daerah pedesaan dapat merasakan khasiat produk berlabel GNW itu dengan harga yang terjangkau. Gede Ginarka, Kepala Pemasaran Bali mengakui, kemasan Minyak Oles Bokashi 5 ml sudah beredar sejak September lalu dengan target pasar, masyarakat pedesaan dengan perekonomian menengah ke bawah dan bagi konsumen yang desanya jarang dikunjungi tim SPG. ‘’Selama ini, mereka agak sulit untuk membeli Minyak Oles Bokashi dan sering kali mereka harus ke kota dengan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Sekarang tidak perlu lagi menunggu kedatangan tim SPG,’’ kata Ginarka.
Titik pemasaran kemasan produk ini, sebut Ginarka, lebih ke warung-warung kelontong. ‘’Karena di desa banyak ada warung kelontong sehingga konsumen pecinta Minyak Oles Bokashi bisa membeli ukuran 5 ml. Selain di Bali, juga sudah bisa diperoleh di semua daerah pemasaran seperti di Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta, Banten, Yogyakarta, Jawa Tengah, Makassar, NTB dan Lampung. Produk ini tidak dibawa SPG Pak Oles tetapi langsung dijual oleh para pemilik warung. Jadi jika ada kebutuhan mendesak, tinggal beli di warung-warung. ‘’Soal khasiat, tidak ada yang berbeda dengan kemasan ukuran besar. Meskipun ukuran kecil tapi khasiatnya pasti tokcer,” tegas Ginarka.
KPO/EDISI 163/NOVEMBER 2008


0 komentar:
Posting Komentar