OLEH: PUTU WIRNATA
Wanita yang satu ini tetap menawarkan produk meski sudah berulang kali ditolak konsumen. Itulah tekad membaja seorang Diah Pangestu Ningsih. Anak ke-6 dari 10 bersaudara ini menjadi SPG mandiri Ramuan Pak Oles di Unit Probolinggo sejak tahun 2005. Ibu dua anak ini cukup berprestasi memasarkan produk. Dengan penuh keyakinan ia menawarkan produk ke setiap konsumen. “Hari ini ditolak esok hari saya tawarkan lagi hingga konsumen mengetahui manfaat produk dan mau membeli,” ucap Ningsih yang hanya jebolan SPM.
Menurut Team Leader Muchlisin, Ningsih merupakan SPG yang tidak mudah putus asa. Setiap hari, dia jalan kaki menyusuri lorong di seputaran Kota Probolinggo untuk menawarkan pruduk. Ningsih sudah banyak punya pelanggan di kantor pemerintahan. Sejak suaminya meninggal tahun 2006, wanita asal kota Mangga Manalagi ini harus pintar-pintar membagi waktu. Selain sibuk jualan, ia juga harus merawat dua anaknya.
Karena ulet, tidak heran bila Ningsih selalu mencapai target penjualan Rp 5 juta setiap bulan. Sejak jadi SPG, wanita berparas lugu ini mengatakan Ramuan Pak Oles yang paling banyak disasar konsumen adalah Minyak Oles Bokashi dan Madu Jamur. Karena menurut oles mania Probolinggo, dua produk itu memiliki terbukti membantu konsumen yang menderita sakit.
KPO/EDISI 161/OKTOBER 2008
Wanita yang satu ini tetap menawarkan produk meski sudah berulang kali ditolak konsumen. Itulah tekad membaja seorang Diah Pangestu Ningsih. Anak ke-6 dari 10 bersaudara ini menjadi SPG mandiri Ramuan Pak Oles di Unit Probolinggo sejak tahun 2005. Ibu dua anak ini cukup berprestasi memasarkan produk. Dengan penuh keyakinan ia menawarkan produk ke setiap konsumen. “Hari ini ditolak esok hari saya tawarkan lagi hingga konsumen mengetahui manfaat produk dan mau membeli,” ucap Ningsih yang hanya jebolan SPM.
Menurut Team Leader Muchlisin, Ningsih merupakan SPG yang tidak mudah putus asa. Setiap hari, dia jalan kaki menyusuri lorong di seputaran Kota Probolinggo untuk menawarkan pruduk. Ningsih sudah banyak punya pelanggan di kantor pemerintahan. Sejak suaminya meninggal tahun 2006, wanita asal kota Mangga Manalagi ini harus pintar-pintar membagi waktu. Selain sibuk jualan, ia juga harus merawat dua anaknya.
Karena ulet, tidak heran bila Ningsih selalu mencapai target penjualan Rp 5 juta setiap bulan. Sejak jadi SPG, wanita berparas lugu ini mengatakan Ramuan Pak Oles yang paling banyak disasar konsumen adalah Minyak Oles Bokashi dan Madu Jamur. Karena menurut oles mania Probolinggo, dua produk itu memiliki terbukti membantu konsumen yang menderita sakit.
KPO/EDISI 161/OKTOBER 2008


0 komentar:
Posting Komentar