Penderita penyakit AIDS sangat rentan terkena penyakit kulit, selain karena kekebalan tubuh yang sudah jauh menurun, faktor lingkungan yang kurang bersih juga dapat menjadi penyebabnya. "Tercatat ada sekitar 50 orang penderita AIDS di RS Adam Malik Medan yang mengalami penyakit kelainan kulit," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Umar Zein kepada ANTARA.
Ia mengatakan, di Medan penyakit kulit termasuk 10 besar ragam penyakit yang diderita masyarakat, karena itu tidak heran jika semakin banyak pula klinik penyakit kulit dengan penanganan yang profesional hadir di tengah masyarakat.
Meski demikian saat ini banyak juga muncul klinik penyakit kulit yang ditangani pihak-pihak yang sebenarnya tidak berkompeten. ‘’Jadi dengan hadirnya klinik-klinik yang dikelola tenaga profesional dibidangnya, maka masyarakat akan terlayani dengan baik. Dengan demikian derajat kesehatan masyarakat juga akan meningkat,’’ katanya.
Karena itu, sangat diharapkan peranan dokter spesialis kulit untuk memberikan informasi berupa preventif maupun promotif tentang penanganan ragam penyakit kulit, sehingga masyarakat bisa tepat sasaran jika menderita penyakit kulit untuk datang konsultasi atau berobat.
Di sela-sela acara pengambilan gambar tentang kampanye AIDS, Sukanata mengatakan: "Orangtua yang duluan mengidap HIV, kemudian virus berbahaya itu menular ke dalam tubuh si janin sejak berada dalam kandungan ibunya," ujar Sukanata. Selain "mengerogoti" balita, lanjut dia, virus tersebut juga telah merenggut puluhan nyawa dan jumlahnya dari tahun ke tahun terus meningkat.
Seorang anggota KPA Bali Yahya Anshori menambahkan, guna menekan semakin merebaknya virus tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai cara, namun tidak juga membawa perubahan yang cukup berarti. Kali ini, KPA Bali mulai melakukan terobosan baru dengan membuat satu acara tayangan pada televisi lokal, yang isinya berupa penyuluhan mengenai seluk-beluk virus HIV dan bahaya yang ditimbulkannya.
Acara dikemas dalam bentuk wawancara itu digarap atas kerja sama dengan HIV Cooperation Program for Indonesia (HCPI). Pada pengambilan gambar perdana itu, panitia mengundang sedikitnya 45 pejabat instansi terkait, organisasi pengusaha dan pariwisata, pers serta LSM, namun yang tampak datang tidak lebih dari sepuluh orang.
KPO/EDISI 161/OKTOBER 2008
Ia mengatakan, di Medan penyakit kulit termasuk 10 besar ragam penyakit yang diderita masyarakat, karena itu tidak heran jika semakin banyak pula klinik penyakit kulit dengan penanganan yang profesional hadir di tengah masyarakat.
Meski demikian saat ini banyak juga muncul klinik penyakit kulit yang ditangani pihak-pihak yang sebenarnya tidak berkompeten. ‘’Jadi dengan hadirnya klinik-klinik yang dikelola tenaga profesional dibidangnya, maka masyarakat akan terlayani dengan baik. Dengan demikian derajat kesehatan masyarakat juga akan meningkat,’’ katanya.
Karena itu, sangat diharapkan peranan dokter spesialis kulit untuk memberikan informasi berupa preventif maupun promotif tentang penanganan ragam penyakit kulit, sehingga masyarakat bisa tepat sasaran jika menderita penyakit kulit untuk datang konsultasi atau berobat.
Di sela-sela acara pengambilan gambar tentang kampanye AIDS, Sukanata mengatakan: "Orangtua yang duluan mengidap HIV, kemudian virus berbahaya itu menular ke dalam tubuh si janin sejak berada dalam kandungan ibunya," ujar Sukanata. Selain "mengerogoti" balita, lanjut dia, virus tersebut juga telah merenggut puluhan nyawa dan jumlahnya dari tahun ke tahun terus meningkat.
Seorang anggota KPA Bali Yahya Anshori menambahkan, guna menekan semakin merebaknya virus tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai cara, namun tidak juga membawa perubahan yang cukup berarti. Kali ini, KPA Bali mulai melakukan terobosan baru dengan membuat satu acara tayangan pada televisi lokal, yang isinya berupa penyuluhan mengenai seluk-beluk virus HIV dan bahaya yang ditimbulkannya.
Acara dikemas dalam bentuk wawancara itu digarap atas kerja sama dengan HIV Cooperation Program for Indonesia (HCPI). Pada pengambilan gambar perdana itu, panitia mengundang sedikitnya 45 pejabat instansi terkait, organisasi pengusaha dan pariwisata, pers serta LSM, namun yang tampak datang tidak lebih dari sepuluh orang.
KPO/EDISI 161/OKTOBER 2008


0 komentar:
Posting Komentar