Sebanyak 1,5% dari total penduduk Indonesia, 0,75% (sekitar 3 juta orang) menderita katarak dan penglihatan terbatas (low vision). Khusus untuk penderita katarak, 90% berusia di atas 60 tahun, kata Dr M Kautsar Boesoirie Spn MM, Direktur Rumah Sakit Mata Cicendo saat menghadiri Peringatan Hari Penglihatan Sedunia di Balai Kesehatan Unpad, Jl Dipati Ukur Bandung, Kamis (9/10). "Di Jawa Barat saja, jumlah penderita katarak mengalami penambahan sebanyak 200 ribu orang per tahun," katanya.
Bahaya yang ditimbulkan oleh penyakit mata seperti kebutaan total atau katarak, lebih besar resikonya daripada penyakit lain. Karena itu bila seseorang divonis menderita kebutaan total, katarak atau low vision maka mereka memerlukan pendamping khusus. Faktor ekonomi dan pengetahuan masyarakat tentang bahaya penyakit katarak membuat jumlah penderita katarak di Jawa Barat setiap tahunnya mengalami peningkatan.
Untungnya, hal terebut bisa diatasi oleh faktor tenaga medis yang jumlahnya mencukupi untuk dapat melakukan operasi katarak. Dalam sehari, sebut Dr Kautsar, RSM Cicendo mengoperasi sekitar 40 orang penderita katarak.
Untuk menggulangi semakin bertambahnya jumlah penderita katarak di Jawa Barat, pihak RSM Cicendo melakukan sosialisasi pengetahuan dan bahaya penyakit mata di tingkat RT dan RW, guru-guru dan ibu-ibu PKK. Selain itu, asupan gizi yang cukup, khususnya konsumsi makanan yang mengandung vitamin A dan gaya hidup yang benar, dapat mengurangi resiko terkena penyakit katarak.
KPO/EDISI 161/OKTOBER 2008
Bahaya yang ditimbulkan oleh penyakit mata seperti kebutaan total atau katarak, lebih besar resikonya daripada penyakit lain. Karena itu bila seseorang divonis menderita kebutaan total, katarak atau low vision maka mereka memerlukan pendamping khusus. Faktor ekonomi dan pengetahuan masyarakat tentang bahaya penyakit katarak membuat jumlah penderita katarak di Jawa Barat setiap tahunnya mengalami peningkatan.
Untungnya, hal terebut bisa diatasi oleh faktor tenaga medis yang jumlahnya mencukupi untuk dapat melakukan operasi katarak. Dalam sehari, sebut Dr Kautsar, RSM Cicendo mengoperasi sekitar 40 orang penderita katarak.
Untuk menggulangi semakin bertambahnya jumlah penderita katarak di Jawa Barat, pihak RSM Cicendo melakukan sosialisasi pengetahuan dan bahaya penyakit mata di tingkat RT dan RW, guru-guru dan ibu-ibu PKK. Selain itu, asupan gizi yang cukup, khususnya konsumsi makanan yang mengandung vitamin A dan gaya hidup yang benar, dapat mengurangi resiko terkena penyakit katarak.
KPO/EDISI 161/OKTOBER 2008


0 komentar:
Posting Komentar