Home » » Narkoba Rambah Ibu Rumah Tangga

Narkoba Rambah Ibu Rumah Tangga

Kepala Subid Sosial dan Penyakit Konfilkasi dan Badang Narkoa Provinsi (BNP) Jabar, dr Ia Kurnia mengatakan Narkota, psikotrofik dan obat berbahaya (Narkoba) kini semakin merambah kalangan ekonomi lemah dan ibu rumah tangga. ‘’Sehingga kian banyak yang hancur kondisi perekonomian rumah tangganya, malahan ada yang nekad menjual diri untuk membeli narkoba,’’ katanya saat memeriksa urine ratusan PNS Pemkab Garut, di Garut, Senin (13/4).
Para pemakai mengalami medico psikososial, yang berdampak negatif secara medis, mental dan sosial, sedangkan sebelum tahun 1990-an penyalahgunaan narkoba hanya dilakukan kaum The Have, tegas Kurnia. Enam parameter rapid test bagi birokrat Garut terdiri THC (Tetra Hidro canabinol) untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan ganja pada urine, disusul parameter Opiat guna mengetahui kandunghan heroin dan putaw termasuk morphin.
Lalu parameter Gol Benzodeazepin, untuk mengetahui kandungan valium dan pil megadon, sedangkan Ampetamin untuk mengetahui unsur kandungan sabu, parameter ampetamin untuk mengetahui kandungan extasi, juga terdapat parameter kokain, katanya.
Para penyalahguna narkoba juga bisa mengalami anterios mesolimik, --gangguan pada mental organik sebagai penyebab kerusakan pada otak tengah manusia, sehingga bisa menimbulkan ketergantungan yang berkelanjutan dan semakin tinggi dosisnya.
Kepada pihak keluarga pemakai dianjurkan koordinasi dan advokasi dengan BNP, untuk merehabilitasi tanpa dipungut biaya, sedangkan hasil pemeriksaan urine ratusan PNS Garut akan dilaporkan khusus kepada unsur atasan mereka. Generasi muda tidak harus takut dengan Narkoba tapi perlu mempelajari tanpa harus memakai atau mencoba.
KORAN PAK OLES/EDISI 173/16-30 APRIL 2009
Thanks for reading Narkoba Rambah Ibu Rumah Tangga

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Posting Komentar