Jumat Pagi Saat Untuk Berdiskusi
OLEH: AGUS SALAM
Kata syukuran sering sekali didengar saat seseorang atau lembaga meraih sukses. Namun bagi Cabang Jakarta, bersyukur tak harus saat meraih kesuksesan. Dalam kondisi apapun, bukankah kita diperintahkan untuk bersyukur, sebab uraian rohani mengatakan orang yang tahu bersyukur dalam segala situasi akan ditambahkan rezeki oleh Tuhan.
Tradisi bersyukur menurut Direktris Dra Ketut Tisnawati, tidak muluk-muluk dan tidak selalu identik dengan makan-makan. “Kita setiap Jumat pagi berkumpul sambil sarapan. Berdoa dan diskusi tentang kegiatan-kegiatan rutin di lingkungan perusahaan,” katanya.
Tujuan cabang yang berkantor di Jalan Raya Kebagusan No 63 memang untuk membina hubungan yang lebih baik antar sesama karyawan, antara divisi umum, humas, marketing dan PT Songgolangit Persada. Dengan duduk bersama kita akan menjalin komunikasi antar karyawan sehingga persoalan-persoalan yang menghambat dalam pekerjaan masing-masing devisi bisa dicarikan jalan keluarnya, katanya lagi.
Acara rutin setiap Jumat pagi diharapkan terbangun rasa senasib dan rasa memiliki sehingga karyawan bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang diemban. Dan, karyawan bisa membangun komunikasi dialogal dengan atasan dan sesama karyawan. Inilah yang menjadi harapan perusahaan, dengan persatuan yang kokoh, Cabang Jakarta terus eksis sesuai misi perusahaan, kata Tisna lagi.
Hal serupa dilakukan Unit Pesona Depok. Merayakan bentuk syukuran dalam bentuk diskusi bersama setiap Jumat pagi. Mereka membahas prospek dan hambatan dalam bidang marketing. “Dengan membangun komunikasi secara intensif kepada karyawan, saya yakin segala hambatan dan rintangan bisa kita lalui bersama,” Kata Kacab Jakarta, Putu Bayu Kartika Yasa.
OLEH: AGUS SALAM
Kata syukuran sering sekali didengar saat seseorang atau lembaga meraih sukses. Namun bagi Cabang Jakarta, bersyukur tak harus saat meraih kesuksesan. Dalam kondisi apapun, bukankah kita diperintahkan untuk bersyukur, sebab uraian rohani mengatakan orang yang tahu bersyukur dalam segala situasi akan ditambahkan rezeki oleh Tuhan.
Tradisi bersyukur menurut Direktris Dra Ketut Tisnawati, tidak muluk-muluk dan tidak selalu identik dengan makan-makan. “Kita setiap Jumat pagi berkumpul sambil sarapan. Berdoa dan diskusi tentang kegiatan-kegiatan rutin di lingkungan perusahaan,” katanya.
Tujuan cabang yang berkantor di Jalan Raya Kebagusan No 63 memang untuk membina hubungan yang lebih baik antar sesama karyawan, antara divisi umum, humas, marketing dan PT Songgolangit Persada. Dengan duduk bersama kita akan menjalin komunikasi antar karyawan sehingga persoalan-persoalan yang menghambat dalam pekerjaan masing-masing devisi bisa dicarikan jalan keluarnya, katanya lagi.
Acara rutin setiap Jumat pagi diharapkan terbangun rasa senasib dan rasa memiliki sehingga karyawan bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang diemban. Dan, karyawan bisa membangun komunikasi dialogal dengan atasan dan sesama karyawan. Inilah yang menjadi harapan perusahaan, dengan persatuan yang kokoh, Cabang Jakarta terus eksis sesuai misi perusahaan, kata Tisna lagi.
Hal serupa dilakukan Unit Pesona Depok. Merayakan bentuk syukuran dalam bentuk diskusi bersama setiap Jumat pagi. Mereka membahas prospek dan hambatan dalam bidang marketing. “Dengan membangun komunikasi secara intensif kepada karyawan, saya yakin segala hambatan dan rintangan bisa kita lalui bersama,” Kata Kacab Jakarta, Putu Bayu Kartika Yasa.


0 komentar:
Posting Komentar