Home » » Rawat Gigi Anak Sejak Dalam Kandungan

Rawat Gigi Anak Sejak Dalam Kandungan

Oleh: Wayan Nita
Merawat gigi merupakan suatu keharusan, karena kebersihan gigi menunjang aktivitas kita. Selain orang gigi dewasa, gigi bayi dan anak-anak pun perlu mendapatkan perhatian. Bahkan ibu hamil juga perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi agar pertumbuhan janin maksimal. Ibu hamil juga tidak boleh mengkonsumsi antibiotik terlalu banyak tanpa pengawasan dokter. Karena perawatan gigi yang benar sejak bayi akan memberikan dampak kesehatan gigi setelah dewasa.
Perawatan gigi anak tidak jauh beda dengan orang dewasa. Hanya saja, orang tua terutama ibu harus berperan aktif, disiplin dan konsisten. Meskipun anak sudah dalam pengawasan pengasuh tapi ibu harus mengontrol.
Menurut Drg L Wayan Ayu Rahaswanti, SpKGA, yang bekerja di poli gigi dan mulut RSUP Sanglah Denpasar ini, pola sikat gigi anak sama dengan pola sikat gigi orang dewasa. Meskipun anak sudah bisa menyikat gigi sendiri atau dalam pengawasan pengasuh tapi ibu harus tetap mengontrolnya. Sesibuk apapun ibu, lanjut drg Ayu, harus tetap mengawasi dan mengontrol kebersihan gigi anak. Ibu juga harus telaten membersihkan gigi anak. Misalnya setelah anak makan permen, camilan, coklat ataupun susu hendaknya ibu menggosok gigi sang anak. Agar gula yang terkandung dalam makanan, tidak menempel di gigi dan menimbulkan lubang. “Tapi bila situasi tidak memungkinkan, seperti waktu bepergian jauh, cukup memberikan air putih untuk berkumur,” ungkap drg Ayu yang buka praktek di RSIA Puri Bunda, Denpasar.
Orang tua yang rajin menerapkan pola sikat gigi yang benar akan menurun pada si anak. Minimal dua kali sehari, sehabis sarapan dan sebelum tidur malam harus menggosok gigi. Tapi alangkah baiknya jika menggosok gigi dilakukan setiap sehabis makan dan sebelum tidur.
Menurut drg Ayu, bayi yang baru lahir gusinya perlu dirawat, apalagi bagi bayi yang sudah diberikan makanan tambahan atau susu formula. Karena kandungan gula dalam makanan atau susu tambahan akan melekat dalam gusi. Bila tidak dibersihkan akan berdampak buruk pada pertumbuhan giginya. Ada produk bayi yang menyediakan jenis-jenis sikat gigi untuk masing-masing tingkatan umur sekaligus pastagiginya. Jadi, lanjut drg Ayu, ibu tidak perlu lagi pusing dengan pilihan sikat gigi untuk bayi dan balitanya.
Balita yang mempunyai gigi berlubang atau berwarna coklat dan habis terkikis adalah akibat dari ketidak telatenan ibu. Jika ada pendapat bahwa gigi balita yang rusak akibat penggunaan botol susu itu tidak benar. Yang benar karena setelah minum susu biasanya anak langsung tidur dan ibu tidak mungkin membangunkan anaknya untuk sikat gigi. Padahal sewaktu tidur air ludah yang berperan dalam membersihkan mulut tidak aktif. Akibatnya gula yang terkandung dalam susu menempel dalam gigi. “Untuk mengatasi hal itu, ibu cukup membasahi kasa steril dengan air hangat kemudian digosokkan ke gigi anak secara perlahan. Tindakan ini sedikit membantu mlindungi gigi anak,” jelas drg Ayu.
Thanks for reading Rawat Gigi Anak Sejak Dalam Kandungan

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Posting Komentar