Masalah kemasan masih menjadi isu penting bagi upaya peningkatan daya saing produk Industri Kecil Menengah (IKM) makanan dan minuman. "Kemasan bukan hanya sekedar pembungkus, tapi juga informasi penting bagi konsumen," kata Dirjen IKM Departemen Perindustrian, Fauzi Azis, pada pembukaan Pameran Produk Makanan Minuman IKM di Jakarta, Selasa (14/4).
Pengemasan yang baik tidak hanya sekedar cantik sehingga menarik konsumen, tetapi juga harus memberikan informasi lengkap terkait produk. ‘’Jika cantik dan informasinya lengkap tentu akan meningkatkan kepercayaan konsumen,’’ ujar Fauzi. Ini dianggap sebagai persyaratan penting bagi produk IKM makanan dan minuman untuk bersaing di dalam maupun luar negeri.
Banyaknya IKM makanan dan minuman yang berkembang di Indonesia menambah ketatnya persaingan usaha. Pada 2008, ada 18.064 unit usaha dengan nilai produksi Rp 182 miliar. Tenaga kerja yang terserap 57.438 orang yang tersebar di seluruh dunia.
Untuk itu, perlu persiapan, pendidikan, motivasi bagi IKM makanan dan minuman hingga mampu memenuhi standar GMP. Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Fahrina Fahmi Idris mengatakan akses pemasaran sangat penting bagi IKM setelah proses produksi dan cara mendapat akses permodalan. Pameran IKM makanan minuman yang dilaksanakan selama empat hari di Plaza Perindustrian dipatok menghasilkan Rp 500 juta.
KORAN PAK OLES/EDISI 173/16-30 APRIL 2009
Pengemasan yang baik tidak hanya sekedar cantik sehingga menarik konsumen, tetapi juga harus memberikan informasi lengkap terkait produk. ‘’Jika cantik dan informasinya lengkap tentu akan meningkatkan kepercayaan konsumen,’’ ujar Fauzi. Ini dianggap sebagai persyaratan penting bagi produk IKM makanan dan minuman untuk bersaing di dalam maupun luar negeri.
Banyaknya IKM makanan dan minuman yang berkembang di Indonesia menambah ketatnya persaingan usaha. Pada 2008, ada 18.064 unit usaha dengan nilai produksi Rp 182 miliar. Tenaga kerja yang terserap 57.438 orang yang tersebar di seluruh dunia.
Untuk itu, perlu persiapan, pendidikan, motivasi bagi IKM makanan dan minuman hingga mampu memenuhi standar GMP. Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Fahrina Fahmi Idris mengatakan akses pemasaran sangat penting bagi IKM setelah proses produksi dan cara mendapat akses permodalan. Pameran IKM makanan minuman yang dilaksanakan selama empat hari di Plaza Perindustrian dipatok menghasilkan Rp 500 juta.
KORAN PAK OLES/EDISI 173/16-30 APRIL 2009


0 komentar:
Posting Komentar