Home » » Petani Lampung Kejar Waktu Tanam Padi

Petani Lampung Kejar Waktu Tanam Padi

Para petani padi sawah pada sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung berpacu menggarap lahan mereka kembali untuk mengejar waktu tanam padi sawah musim gadu (kering) tahun 2009. Hasil pemantauan di sejumlah areal persawahan di Kabupaten Lampung Tengah, Tanggamus, Pringsewu, dan Pesawaran, Provinsi Lampung, menunjukkan, Minggu (12/4), beberapa petani baru saja selesai panen, langsung membuat persemaian benih padi plus membajak lahannya kembali.
Para petani di Desa Maja, Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, sekitar 60 km dari Kota Bandarlampung, mengatakan, pihaknya sengaja menggarap lahannya kembali karena airnya masih mencukupi untuk mengolah lahan. ‘’Petani di sini sedang gencar-gencarnya menggarap lahannya kembali setelah panen, karena mengejar waktu tanam agar tidak kesulitan air,’’ kata petani di Desa Maja, Ismail (52).
Hal senada dikemukakan petani di Desa Kampung Baru, Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran, Roni (42), yang baru selesai melaksanakan panen raya padi sawah seluas sekitar tiga hektare (ha). ‘’Kami sedang menghitng-hitung apakah lahan sawah kami cukup air atau tidak untuk menggarap lahan musim gadu, karena tahun lalu di desa sini sebagian besar areal sawahnya tidak bisa ditanami padi gadu, karena setelah lahan diolah, airnya tidak mencukupi,’’ kata ayah dari tiga anak itu.
Luas lahan sawah yang digarap oleh sekitar 100 warga Kampung Baru itu mencapai 150-200 hektar. Kabupaten Pesawaran merupakan salah satu daerah penghasil padi, seperti di Kecamatan Gedung Tataan, Padang Cermin dan Punduh Pedada.
Pemandangan areal sawah yang kembali ramai digarap itu terlihat pada sejumlah areal pertanian, seperi di Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, Gading Rejio, Kabupaten Pringsewu, Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, dan Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Lampung merupakan salah satu lumbung pangan nasional, yang memiliki luas areal tanam padi 530.000 hektar di musim hujan (rendeng) dan sepertiganya di saat musim kemarau (gadu).
KORAN PAK OLES/EDISI 173/16-30 APRIL 2009
Thanks for reading Petani Lampung Kejar Waktu Tanam Padi

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Posting Komentar