Oleh: Heni Kurniawati
Selama kurang lebih empat tahun ramuan Pak Oles di Banyuwangi dipasarkan hanya melalui sitem direct selling kini PT Karya Pak Oles Tokcer melakukan terobosan dalam melebarkan sayap pemasaran dan penjualan Ramuan Pak Oles dengan sistem konfensional. Dengan menengok keberhasilan pemasaran di Bali, maka masyarakat Banyuwangi kini dapat memperoleh Ramuan Pak Oles yang tersedia di berbagai apotek dan toko jamu terdekat di Banyuwangi dan sekitarnya.
Kepala Unit Salesman, Wayan Wardhana mengatakan, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan apotek, toko jamu dan outlet di wilayah Banyuwangi sejak 10 April lalu. Dari stok sekitar Rp 12 juta, 50% sudah terjual. Dari kunjungan selama tiga hari tersebut telah terjalin 35 apotek dan toko jamu. ”Tersedianya Ramuan Pak Oles di apotek dan toko jamu di Banyuwangi, kian perluas jaringan pasar yang tidak tersentuh direct selling. Juga bisa mempermudah masyarakat untuk memperoleh produk Ramuan Pak Oles. Khusus produk Biotor berupa Spontan Power, Hexon dan Kudo, untuk sementara tetap mengandalkan SPG sebagai pemasar,” jelas Wardana.
Sambutan hangat dari pemilik apotek, toko jamu dan outlet-outlet di supermarket membawa angin segar bagi perkembangan produk di daerah lumbung beras Jawa Timur ini. Wardhana optimis jika pemasaran produk dengan jalur konvensional mampu meningkatkan penjualan produk. ”Jika digarap dengan serius dan ulet, prospek pemasaran Ramuan Pak Oles di Banyuwangi akan mencapai penjualan yang stabil seperti di Bali,“ tambah Wardhana.
Untuk mencapai hasil yang dinginkan perlu dilakukan promosi melalui Koran Pak Oles dan lewat tiga Radio (Pak Oles FM, Hexon FM, Bokashi Raya FM). Melalui media itu, informasi produk bisa tersebar menyeluruh di Banyuwangi. Pasalnya masyarakat di wilayah Banyuwangi banyak yang mengetahui khasiat Ramuan Pak Oles, baik secara lisan maupun banyak yang sudah merasakan khasiat produk.
Selama kurang lebih empat tahun ramuan Pak Oles di Banyuwangi dipasarkan hanya melalui sitem direct selling kini PT Karya Pak Oles Tokcer melakukan terobosan dalam melebarkan sayap pemasaran dan penjualan Ramuan Pak Oles dengan sistem konfensional. Dengan menengok keberhasilan pemasaran di Bali, maka masyarakat Banyuwangi kini dapat memperoleh Ramuan Pak Oles yang tersedia di berbagai apotek dan toko jamu terdekat di Banyuwangi dan sekitarnya.
Kepala Unit Salesman, Wayan Wardhana mengatakan, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan apotek, toko jamu dan outlet di wilayah Banyuwangi sejak 10 April lalu. Dari stok sekitar Rp 12 juta, 50% sudah terjual. Dari kunjungan selama tiga hari tersebut telah terjalin 35 apotek dan toko jamu. ”Tersedianya Ramuan Pak Oles di apotek dan toko jamu di Banyuwangi, kian perluas jaringan pasar yang tidak tersentuh direct selling. Juga bisa mempermudah masyarakat untuk memperoleh produk Ramuan Pak Oles. Khusus produk Biotor berupa Spontan Power, Hexon dan Kudo, untuk sementara tetap mengandalkan SPG sebagai pemasar,” jelas Wardana.
Sambutan hangat dari pemilik apotek, toko jamu dan outlet-outlet di supermarket membawa angin segar bagi perkembangan produk di daerah lumbung beras Jawa Timur ini. Wardhana optimis jika pemasaran produk dengan jalur konvensional mampu meningkatkan penjualan produk. ”Jika digarap dengan serius dan ulet, prospek pemasaran Ramuan Pak Oles di Banyuwangi akan mencapai penjualan yang stabil seperti di Bali,“ tambah Wardhana.
Untuk mencapai hasil yang dinginkan perlu dilakukan promosi melalui Koran Pak Oles dan lewat tiga Radio (Pak Oles FM, Hexon FM, Bokashi Raya FM). Melalui media itu, informasi produk bisa tersebar menyeluruh di Banyuwangi. Pasalnya masyarakat di wilayah Banyuwangi banyak yang mengetahui khasiat Ramuan Pak Oles, baik secara lisan maupun banyak yang sudah merasakan khasiat produk.


0 komentar:
Posting Komentar