OLEH: LUH PUTRI DEWI OKINAWA
Pernahkah kita melihat warga dunia yang beratapkan langit yang satu dan sama berbagi senyum? Betapa indah bila warga berbagai belahan dunia tersenyum bersama. Meski di sana ada perbedaan ras, warna kulit, bahasa yang beragam dan kebudayaan yang berberbeda. Saling memahami adalah kunci merajut kebersamaan, saling pengertian, saling mengasihi di sini dan saat ini. Dan, perbedaan itu indah! Bayangkan jika kita semua sama. Sangat membosankan hanya ada satu warna. Tidak ada pilihan.
Di kehidupanku sekarang ini banyak perbedaan yang sudah kurasakan karena aku hidup di negara yang banyak memiliki perbedaan dari kulit, agama, bahasa, sehingga perbedaan terasa indah.
Janganlah bersedih hanya karena banyaknya perbedaan di antara sesama, ambil hikmah dari perbedaan. Mengapa kita dilahirkan berbeda? Bukan sama? Tuhan menciptakan kita semua berbeda agar kita saling membantu satu sama lain, saling melengkapi.
Di Indonesia, kita mempunyai semua perbedaan itu. Itu berbeda dengan negara yang ada di dunia. Ini merupakan suatu kebanggaan. Tapi yang menyulitkan adalah menghargai suatu perbedaan. Hargailah mereka yang bersedia masuk ke tokomu walaupun hanya membeli satu permen dengan pakaian lusuh. Hargailah mereka yang mencoba membantumu dalam kesulitan walaupun tidak berhasil. Tidak peduli yang membantumu adalah seseorang dari agama yang berbeda, atau orang yang berkulit loreng. Hargailah uluran tangan mereka.
Tanamkanlah dalam hati, mulailah hari ini, seni menghargai diterapkan di dunia yang dihiasi banyak perbedaan ini. Saya menghormati semua orang yang bersembahyang menurut keyakinan agamanya. Saya menghargai orang yang mempunyai filsafat hidup yang unik. Saya membiarkan ia bertumbuh secara beda seturut kebiasaannya. Sikap batin ini membuat senyum kita merekah lebih indah.
*) Mahasiswi Fakultas Komunikasi Internasional Imperial Women College, Tokyo, Jepang.
Pernahkah kita melihat warga dunia yang beratapkan langit yang satu dan sama berbagi senyum? Betapa indah bila warga berbagai belahan dunia tersenyum bersama. Meski di sana ada perbedaan ras, warna kulit, bahasa yang beragam dan kebudayaan yang berberbeda. Saling memahami adalah kunci merajut kebersamaan, saling pengertian, saling mengasihi di sini dan saat ini. Dan, perbedaan itu indah! Bayangkan jika kita semua sama. Sangat membosankan hanya ada satu warna. Tidak ada pilihan.
Di kehidupanku sekarang ini banyak perbedaan yang sudah kurasakan karena aku hidup di negara yang banyak memiliki perbedaan dari kulit, agama, bahasa, sehingga perbedaan terasa indah.
Janganlah bersedih hanya karena banyaknya perbedaan di antara sesama, ambil hikmah dari perbedaan. Mengapa kita dilahirkan berbeda? Bukan sama? Tuhan menciptakan kita semua berbeda agar kita saling membantu satu sama lain, saling melengkapi.
Di Indonesia, kita mempunyai semua perbedaan itu. Itu berbeda dengan negara yang ada di dunia. Ini merupakan suatu kebanggaan. Tapi yang menyulitkan adalah menghargai suatu perbedaan. Hargailah mereka yang bersedia masuk ke tokomu walaupun hanya membeli satu permen dengan pakaian lusuh. Hargailah mereka yang mencoba membantumu dalam kesulitan walaupun tidak berhasil. Tidak peduli yang membantumu adalah seseorang dari agama yang berbeda, atau orang yang berkulit loreng. Hargailah uluran tangan mereka.
Tanamkanlah dalam hati, mulailah hari ini, seni menghargai diterapkan di dunia yang dihiasi banyak perbedaan ini. Saya menghormati semua orang yang bersembahyang menurut keyakinan agamanya. Saya menghargai orang yang mempunyai filsafat hidup yang unik. Saya membiarkan ia bertumbuh secara beda seturut kebiasaannya. Sikap batin ini membuat senyum kita merekah lebih indah.
*) Mahasiswi Fakultas Komunikasi Internasional Imperial Women College, Tokyo, Jepang.


0 komentar:
Posting Komentar