OLEH: WURI WIGUNANINGSIH
BEBERAPA jenis makanan junk food, saat ini sedang digilai di Indonesia. Tapi di negara asalnya, makanan
jenis ini sesungguhnya sudah mulai ditinggalkan. Karena dari berbagai penelitian, terbukti menimbulkan efek buruk terhadap kesehatan. Junk food sendiri merupakan makanan dengan jumlah kandungan nutrisi sangat terbatas. Pada umumnya, yang termasuk golongan junk food adalah makanan yang mengandung garam, gula, lemak dan kalori dalam jumlah yang banyak, dengan sedikit kandungan gizi. Berbagai penyakit pun muncul, dari yang ringan hingga berat.
Menurut ahli gizi sekaligus guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dr dr Sri Adiningsih MS MCN, beberapa penyakit yang dulu banyak menyerang orang berusia di atas 40 tahun, sekarang lebih menyerang mereka yang berusia di bawah 40 tahun. “Orang sekarang, belum berumur 40 tahun, sudah banyak yang menderita tekanan darah tinggi, stroke, jantung dan kanker,” katanya.
Junk food, banyak mengandung sodium yang merupakan bagian dari garam. Zat ini banyak terdapat pada french fries (apalagi ditambah shakers), ayam goreng, burger, cheese burger, bologna, piza, segala jenis snack keripik kentang dan mi instan. Sayuran dalam kaleng dan kadang-kadang keju mengandung zat ini. Beberapa penyedap seperti soy sauce (biasanya disediakan di resto Jepang atau Asia Timur), garlic salt dan onion salt. Hal serupa jika menyantap bakso atau mie ayam di pinggir jalan, garam meja yang disediakan pun mengandung sodium.
Kadar sodium sendiri tidak boleh kebanyakan berada di dalam tubuh. Untuk orang dewasa, sodium yang aman tidak boleh lebih dari 3300 mg atau sama dengan 1,3/5 sendok teh karena bila terlalu banyak, dapat meningkatkan aliran dan tekanan darah dan memacu tekanan darah tinggi, yang berbias pada gangguan ginjal, penyakit jantung dan stroke.
Kolesterol berlebihan juga justru dapat membahayakan tubuh. Karena menutup saluran darah dan oksigen yang seharusnya mengalir ke seluruh tubuh, dan kanker merupakan salah satu penyakit yang bisa saja muncul. Kolesterol, banyak terdapat dalam daging ayam, ikan, telur, butter, susu dan keju. Sebaliknya, sayuran, buah-buahan dan biji-bijian sama sekali tidak mengandung kolesterol.
Junk food yang mengandung banyak gula terutama gula buatan bisa menyebabkan penyakit gula atau diabetes, kerusakan gigi dan obesitas. Beberapa makanan mengandung gula tinggi, minuman bersoda, cake dan cookies sangat sedikit jumlah kandungan vitamin dan mineral.
Untuk menghindari adanya bahaya, penting dilakukan adalah membiasakan diri makan di rumah dengan makanan yang sehat dan bergizi, biasakan diri melihat kandungan dalam makanan, banyak minum air putih untuk membantu pengeluaran racun, perbanyak makan sayur dan buah serta rutin olah raga.
BEBERAPA jenis makanan junk food, saat ini sedang digilai di Indonesia. Tapi di negara asalnya, makanan
jenis ini sesungguhnya sudah mulai ditinggalkan. Karena dari berbagai penelitian, terbukti menimbulkan efek buruk terhadap kesehatan. Junk food sendiri merupakan makanan dengan jumlah kandungan nutrisi sangat terbatas. Pada umumnya, yang termasuk golongan junk food adalah makanan yang mengandung garam, gula, lemak dan kalori dalam jumlah yang banyak, dengan sedikit kandungan gizi. Berbagai penyakit pun muncul, dari yang ringan hingga berat.Menurut ahli gizi sekaligus guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dr dr Sri Adiningsih MS MCN, beberapa penyakit yang dulu banyak menyerang orang berusia di atas 40 tahun, sekarang lebih menyerang mereka yang berusia di bawah 40 tahun. “Orang sekarang, belum berumur 40 tahun, sudah banyak yang menderita tekanan darah tinggi, stroke, jantung dan kanker,” katanya.
Junk food, banyak mengandung sodium yang merupakan bagian dari garam. Zat ini banyak terdapat pada french fries (apalagi ditambah shakers), ayam goreng, burger, cheese burger, bologna, piza, segala jenis snack keripik kentang dan mi instan. Sayuran dalam kaleng dan kadang-kadang keju mengandung zat ini. Beberapa penyedap seperti soy sauce (biasanya disediakan di resto Jepang atau Asia Timur), garlic salt dan onion salt. Hal serupa jika menyantap bakso atau mie ayam di pinggir jalan, garam meja yang disediakan pun mengandung sodium.
Kadar sodium sendiri tidak boleh kebanyakan berada di dalam tubuh. Untuk orang dewasa, sodium yang aman tidak boleh lebih dari 3300 mg atau sama dengan 1,3/5 sendok teh karena bila terlalu banyak, dapat meningkatkan aliran dan tekanan darah dan memacu tekanan darah tinggi, yang berbias pada gangguan ginjal, penyakit jantung dan stroke.
Kolesterol berlebihan juga justru dapat membahayakan tubuh. Karena menutup saluran darah dan oksigen yang seharusnya mengalir ke seluruh tubuh, dan kanker merupakan salah satu penyakit yang bisa saja muncul. Kolesterol, banyak terdapat dalam daging ayam, ikan, telur, butter, susu dan keju. Sebaliknya, sayuran, buah-buahan dan biji-bijian sama sekali tidak mengandung kolesterol.
Junk food yang mengandung banyak gula terutama gula buatan bisa menyebabkan penyakit gula atau diabetes, kerusakan gigi dan obesitas. Beberapa makanan mengandung gula tinggi, minuman bersoda, cake dan cookies sangat sedikit jumlah kandungan vitamin dan mineral.
Untuk menghindari adanya bahaya, penting dilakukan adalah membiasakan diri makan di rumah dengan makanan yang sehat dan bergizi, biasakan diri melihat kandungan dalam makanan, banyak minum air putih untuk membantu pengeluaran racun, perbanyak makan sayur dan buah serta rutin olah raga.


0 komentar:
Posting Komentar